Hot Todays

Tampilkan postingan dengan label misteri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label misteri. Tampilkan semua postingan

10/11/11

Mengungkap Misteri Berbicara Saat Tidur

Anda mungkin kerap menyaksikan pasangan atau anggota keluarga berbicara sendiri selagi tidur. Orang biasa menyebutnya mengigau, vokalisasi saat seseorang tidur, bisa berupa kata-kata yang jelas atau sekedar gumaman.

misteri bicara tidur

Mereka yang mengalaminya umumnya tak lagi dapat mengingat apa yang terucap saat mata terpejam pulas itu. Meski, beberapa di antaranya mengalami efek lelah setelah terbangun dari tidur. Dunia medis menyebutnya sebagai parasomnia. Selain berbicara sendiri, yang termasuk kategori gangguan tidur ini antara lain berjalan dan mengompol saat tidur.

Diperkirakan 60 persen dari populasi di dunia pernah mengalami periode tersebut. "Hampir semua orang mungkin pernah mengigau, namun tak ada yang tahu penyebabnya," kata Russell Rosenberg, PhD, yang adalah ketua dari National Sleep Foundation Atlanta, seperti dikutip dari everydayhealth.com.

Berbicara saat tidur terjadi dalam beragam variasi, yang dibedakan berdasar frekuensi dan intensitasnya. Faktor penyebab paling sederhana adalah konsumsi minuman beralkohol sebelum tidur. Namun, bisa juga akibat demam tinggi, stres kejiwaan, dan pengaruh obat-obatan tertentu.

Meski pengaruh alkohol bisa menjadi pemicu, namun Rosenberg mengingatkan bahwa kalimat yang terucap saat tidur pulas bukan refleksi dari apa yang sedang terjadi dalam hidupnya. "Ada mitos bahwa rahasia dapat terungkap saat tidur, itu tidak benar, apa yang mereka bicarakan tidak ada hubungannya dengan kenyataan."

Tidur

Secara umum, tidur manusia terdiri dari dua tipe: REM (Rapid Eye Movement) dan NREM (Non Rapid Eye Movement). Tidur jenis REM bukanlah tidur yang dalam, karena disertai pergerakan bola mata yang cepat di balik kelopak mata.

Meski demikian kadang disertai gerakan-gerakan anggota tubuh seperti tangan dan kaki, tidur jenis REM tetap terjadi di luar kesadaran. Dalam tidur jenis ini, tubuh beristirahat, tetapi otak tetap bekerja. Mimpi atau mengigau biasanya hadir di dalam tidur jenis ini.

Sedangkan tidur jenis NREM bisa dikatakan sebagai tidur nyenyak. Dalam tidur jenis ini, tidak hanya tubuh yang beristirahat, tapi juga pikiran. Tidur jenis ini dibagi menjadi dua kategori, NREM Light Sleep dan NREM Deep Sleep. NREM Deep Sleep adalah jenis tidur dengan kualitas terbaik bagi manusia.

Sumber : kosmo.vivanews.com

07/11/11

Mengungkap Misteri Dibalik 'Cinta Buta'

Jatuh cinta membuat seseorang mabuk kepayang. Segala hal mengenai kekasih menjadi hal terbaik dan paling mengesankan. Tak heran ungkapan 'cinta itu buta' dan orang yang jatuh cinta memakai 'kacamata kuda' kerap dilontarkan bagi pasangan yang tengah dilanda asmara. Berbagai studi mengungkap, saat jatuh cinta, tubuh manusia memproduksi hormon cinta dan menyebarkannya ke seluruh tubuh. Yang paling nyata terlihat dari hormon ini adalah sepasang mata yang berkilau, sering disebut sebagai 'kacamata mawar'.

misteri cinta buta

Sebuah studi terbaru menunjukkan, hubungan jangka panjang yang paling bahagia adalah hubungan yang terjalin dengan pasangan yang tidak akurat melihat kualitas  pasangan termasuk fisik sejak awal hubungan. Studi terhadap 2.000 pasangan menikah menemukan, 'masa bulan madu' berlangsung 14 bulan. Artikel yang dimuat dalam Psychological Science berisi penelitian terhadap 220 pasangan yang baru menikah selama tiga tahun. Jangka waktu pernikahan yang memungkinkan mulai lunturnya gairah.

Peserta diminta menyebutkan apa yang diinginkan dari pasangan dan menilai kualitas diri mereka dan pasangan seperti kebaikan, keyakinan diri, kecerdasan, pemahaman. Termasuk sifat-sifat negatif termasuk kemalasan dan ketidakdewasaan. "Kami mengukur tipe ideal seseorang terhadap diri sendiri dan pasangan," jelas Dr Dale Griffin, psikolog di University of British Columbia dan salah satu penulis laporan itu. "Kemudian kami gunakan persepsi untuk mengukur perbedaan antara ideal dan kenyataan."

Hasilnya, selama tiga tahun, kepuasan pada semua responden menurun, kecuali bagi kelompok yang melihat pasangan sebagai sosok ideal di awal hubungan. "Orang yang berpegang pada ilusi ideal lebih cenderung memiliki kepuasan lebih tinggi, sementara orang-orang yang lebih realistis menjadi kurang puas, " kata Dr Griffin seperti dimuat dalam Daily Mail.

Yang mengejutkan, tak perlu kedua pasangan memiliki pandangan 'ideal' untuk mencapai hubungan yang lebih erat. Ahli mengatakan, bila seorang pasangan memandang mitranya seorang yang luar biasa, mereka akan memberi perhatian lebih dan memaafkan pelanggaran yang dilakukan pasangan.

"Sejauh ini, kami belum menemukan tingkat idealisasi yang berbahaya, meskipun secara teori, lari dari realitas juga tidak baik bahkan bila dalam domain yang positif," kata Dr Griffin.

Sumber : kosmo.vivanews.com

Mengungkap Misteri Dibalik 'Cinta Buta'

Jatuh cinta membuat seseorang mabuk kepayang. Segala hal mengenai kekasih menjadi hal terbaik dan paling mengesankan. Tak heran ungkapan 'cinta itu buta' dan orang yang jatuh cinta memakai 'kacamata kuda' kerap dilontarkan bagi pasangan yang tengah dilanda asmara. Berbagai studi mengungkap, saat jatuh cinta, tubuh manusia memproduksi hormon cinta dan menyebarkannya ke seluruh tubuh. Yang paling nyata terlihat dari hormon ini adalah sepasang mata yang berkilau, sering disebut sebagai 'kacamata mawar'.

misteri cinta buta

Sebuah studi terbaru menunjukkan, hubungan jangka panjang yang paling bahagia adalah hubungan yang terjalin dengan pasangan yang tidak akurat melihat kualitas  pasangan termasuk fisik sejak awal hubungan. Studi terhadap 2.000 pasangan menikah menemukan, 'masa bulan madu' berlangsung 14 bulan. Artikel yang dimuat dalam Psychological Science berisi penelitian terhadap 220 pasangan yang baru menikah selama tiga tahun. Jangka waktu pernikahan yang memungkinkan mulai lunturnya gairah.

Peserta diminta menyebutkan apa yang diinginkan dari pasangan dan menilai kualitas diri mereka dan pasangan seperti kebaikan, keyakinan diri, kecerdasan, pemahaman. Termasuk sifat-sifat negatif termasuk kemalasan dan ketidakdewasaan. "Kami mengukur tipe ideal seseorang terhadap diri sendiri dan pasangan," jelas Dr Dale Griffin, psikolog di University of British Columbia dan salah satu penulis laporan itu. "Kemudian kami gunakan persepsi untuk mengukur perbedaan antara ideal dan kenyataan."

Hasilnya, selama tiga tahun, kepuasan pada semua responden menurun, kecuali bagi kelompok yang melihat pasangan sebagai sosok ideal di awal hubungan. "Orang yang berpegang pada ilusi ideal lebih cenderung memiliki kepuasan lebih tinggi, sementara orang-orang yang lebih realistis menjadi kurang puas, " kata Dr Griffin seperti dimuat dalam Daily Mail.

Yang mengejutkan, tak perlu kedua pasangan memiliki pandangan 'ideal' untuk mencapai hubungan yang lebih erat. Ahli mengatakan, bila seorang pasangan memandang mitranya seorang yang luar biasa, mereka akan memberi perhatian lebih dan memaafkan pelanggaran yang dilakukan pasangan.

"Sejauh ini, kami belum menemukan tingkat idealisasi yang berbahaya, meskipun secara teori, lari dari realitas juga tidak baik bahkan bila dalam domain yang positif," kata Dr Griffin.

Sumber : kosmo.vivanews.com

31/10/11

Video Alien ?Nampak Jelas? di Hutan Amazon

Walaupun berada di antara keanekaragaman hayati yang dimiliki Amazon, makhluk aneh ini tidak akan menampakkan diri layaknya penduduk asli hutan Brasil. Berdiri hanya beberapa meter dari penampakan cahaya yang berkedap-kedip, hal ini telah menjadi salah satu bukti bahwa kita tidak sendirian lagi di alam jagat raya ini.

alien hutan amazon
Di belakang foto Anak-anak ini nampak berdiri makhluk aneh dan kilatan cahaya di sebelah pepohonan. 
(Mike Cohen/Barcroft USA)

Gambar ini berasal dari video seorang paranormal, Michael Cohen, yang mana seluruhnya telah difilmkan oleh dua wisatawan Inggris saat mengunjungi Mamaus, Amazon. Karena kamera difokuskan pada sejumlah anak, nampak dari kejauhan di belakang mereka ada kilatan cahaya keperakan.

alien hutan amazon

Namun, ketika mata dialihkan ke sekitar hutan tersebut, nampak jelas ada makhluk mungil yang berdiri di sebelah kanan sebuah pohon. Penampakan ini ?jelas? terlihat seperti makhluk asing. Sementara bagi sebagian orang, gambar tersebut dengan mudah disangkal sebagai sebuah tipuan belaka.

Cohen, orang yang tercatat sebagai paranormal ini pada allnewsweb.com, menyatakan bahwa foto-foto ini telah membuktikan keberadaan alien. Ia mengatakan, ?Ini adalah rekaman yang sangat jelas, sehingga akan sulit diragukan.?

?Gambar ini berasal dari sebuah wilayah yang terkenal karena aktivitas UFO. Hal ini menunjukkan bahwa alien tertarik dengan wilayah ini karena keragaman hayatinya.?

alien hutan amazon

?Kawasan itu juga menjadi fokus investigasi pemerintah Brasil yang dikenal sebagai Operasi Prato, di mana bala pasukan khusus telah dikirim untuk memantau dan mengkonfirmasi kehadiran alien di wilayah tersebut.?

Ia mengatakan bahwa pemerintah Brasil telah membantah adanya Operasi Prato selama bertahun-tahun sebelum peristiwa ini dan merilis sejumlah file terkait dengannya. Setelah memperoleh rekaman itu, Cohen yang juga dikenal sebagai paranormal dalam lingkungan UFO, telah dbanjiri sejumlah permintaan dari produsen Hollywood yang tertarik menggunakan bukti itu.

?Rekaman tersebut akan digunakan dalam kolaborasi langsung dengan film Amerika dan akan berfungsi sebagai bukti asli kebenaran atas rekaman tersebut,? ujarnya.

Untuk melihat lebih jelas, berikut ini videnya :


Sumber : erabaru.net

Advertisements

Advertisements