Hot Todays

Tampilkan postingan dengan label aneh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label aneh. Tampilkan semua postingan

26/11/11

Di Usia 96 Tahun Nenek Tua Ini Masih Jadi PSK

96 NEWS |  Di Usia 96 Tahun Nenek Tua Ini Masih Jadi PSK - Mulai berprofesi menjadi PSK (Pekerja Seks Komersial) pasca meletusnya Perang Dunia ke-2 setelah sang suami tewas dalam pertempuran, nenek renta yang sudah bau tanah bernama Milly Cooper ini mengklaim sudah ditiduri oleh lebih dari 3500 pria.
Yang mencengangkan adalah bahwa hingga di usianya yang senja ini sang nenek masih aktif menerima pelanggan walau tidak seramai dulu kala muda. Dalam seminggu nenek Cooper masih dibooking pelanggan dan para pelanggan itu usianya bervariasi antara 29 tahun hingga 92 tahun, heran juga ya koq ya ada yang masih tega berhubungan dengan sang nenek yang sudah renta begini.
Saat ini ia tinggal di Las Vegas Amerika Serikat setelah berpindah dari rumahnya di London Timur Inggris. Dalam perjalanan hidupnya sang nenek ini pernah tobat untuk tidak jadi PSK lagi alias libur menerima tamu selama 5 tahun namun karena ditinggalkan sang putri dan hidup dalam penghasilan yang tak menentu akhirnya sang nenek Cooper kembali ke profesi yang pernah ditekuninya hingga kini.
Nenek Cooper pernah pindah profesi dari PSK menjadi Mami alias Germo yang memiliki dan mengelola rumah Bordil dan saat itu dia menemukan pasangan hidup suaminya yang kedua seorang akuntan di tahun 1955. Seperti dikutip dari Daily Mail mengungkapkan bahwa sang germo saat ini memiliki anak buah sejumlah 10 PSK muda yang dia pekerjakan di rumah Bordilnya.
Walau sudah tua konon sang nenek Cooper ini masih memiliki payudara yang berukuran besar walau tubuhnya sudah kurus kerontang. Walah nek nek segera tobat saja ya nek sebelum ajal menjelang. Just For Info nenek Cooper tarif bookingnya sekali kencan sekitar 800 Poundsterling Atau sekitar Rp 11 jutaan dirata-rata dalam satu tahun masih beromset 50 ribu Poundsterling atau sekitar Rp 700 Jutaan.
sumber :  goinfotainment.com

20/11/11

Juru Sunat di Ghana Diusir, Tak Sengaja Patahkan Kemaluan

96 NEWS |  Accra, Ghana - Gara-gara tak sengaja mematahkan penis sampai ke pangkal, seorang juru sunat tradisional diusir dari sebuah kota di Ghana. Kasus ini terjadi di tengah kampenye menentang juru sunat ilegal yang keamanannya tidak terjamin secara medis.

Wanzam Abdullah ghana accra

Keberadaan juru sunat tradisional yang dalam bahasa setempat disebut wanzam memang selalu menjadi kontroversi. Banyak warga masih memanfaatkan jasanya, sementara kalangan medis menganjurkan agar anak laki-laki disunat oleh dokter yang lebih kompeten.

Seorang wanzam berusia 70 tahun, Wanzam Abdullah semakin menambah bukti bahwa tidak ada jaminan keamanan dalam sunat tradisional. Akibat kesalahan fatal yang dilakukannya beberapa waktu silam, Wanzam Abdullah harus menerima sanksi sosial yakni diusir dari Kota Accra.

Ia digugat oleh orangtua seorang bayi laki-laki berusia 4 bulan yang disunatnya belum lama ini. Orangtua bayi tersebut tidak terima, lantaran Wanzam Abrullah tidak hanya mengupas kulit penutup kepala penis tetapi memangkas atau mematahkan batang penis hingga nyaris sampai ujung.

"Orang itu (wanzam) mencederai penis bayi, memotong bagian paling sensitifnya dan tinggal sebagian kecil saja yang tersisa. Untung bayi itu masih bisa kencing dengan normal," ungkap John Koffie, Komandan Kepolisian setempat seperti dikutip dari myjoyonline, Minggu (20/11/2011).

Menurut polisi, saat disunat bayi itu banyak bergerak. Karena tidak dipegangi dengan erat, Wanzam Abdullah tidak sengaja menyayunkan pisaunya dan menyambar batang penis si bayi laki-laki yang malang ini hingga benar-benar putus di bagian pangkalnya.

Si bayi saat ini mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Pendidikan Korle Bu di Kota Accra. Sedangkan Wanzam Abdullah yang sudah berpengalaman selama 20 tahun ini tak hanya diusir, tapi juga terancam hukuman pidana jika terbukti bersalah telah membahayakan pasiennya.

Sumber : detikhealth.com

12/11/11

Wow, Gadis 10 Tahun Melahirkan di Meksiko

Seorang gadis yang baru berusia 10 tahun melahirkan seorang bayi di Meksiko.  Dia melahirkan seorang bayi laki-laki melalui bedah caesar saat usia kehamilannya 31 minggu. Gadis cilik yang memeriksakan diri di rumah sakit Puebla pada 22 Oktober silam segera menjalani operasi karena mengalami kejan dan komplikasi fatal lainnya. Lewat sebuah operasi caesar, gadis cilik ini melahirkan bayi laki-laki dengan berat 3 kilogram 5 ons di Rumah Sakit Wanita Puebla, 60 mil di luar Meksiko.

gadis melahirkan

Seperti dikutip dari Daily Mail, bayi prematur kini menjalani perawatan intensif dan dalam kondisi baik. Sementara si ibu muda yang mulai pulih diperbolehkan untuk menyusui anaknya. Direktur rumah sakit, Rogelio Gonzalez  kepada UpFrontNewswire mengatakan, kelahiran di bawah umur ini telah dilaporkan pada Kejaksaan Agung Negara untuk diselidiki lebih lanjut, apakah gadis itu diperkosa. Dan jika demikian, siapa yang melakukannya.

Hukum di Meksiko melarang aborsi pada ibu muda kecuali ada bukti mereka adalah korban kekerasan seksual. Usia yang diizinkan melakukan aborsi adalah 12 tahun, sementara mereka yang lebih muda dari 12 tahun yang melakukan aborsi menghadapi hukuman denda atau penjara jika tak dapat membuktikan kehamilan mereka akibat pelecehan seksual. Namun, aturan ini sedang ditinjau.

Kasus kehamilan anak bukan hal pertama di Meksiko. Agustus 2010 lalu, seorang gadis 11 tahun yang hanya dikenal dengan nama Amalia melahirkan bayi prematur setelah diperkosa berulang kali oleh ayah tirinya sejak berusia 10 tahun. Ketika si anak hamil, sang ibu segera melaporkan suaminya ke polisi. Aturan di kota Cancun melarang aborsi, namun para korban perkosaan kerap tak mengetahui bahwa Undang-undang baru memungkinkan korban perkosaan melakukan aborsi.

Ibu termuda di dunia disandang Lina, seorang anak asal Peru.  Saat itu, pada awal tahun 1939, dokter yang menyangka Lina memiliki tumor menemukan janin dalam perutnya. Pada April 1939, dia melahirkan seorang bayi laki-laki seberat 2,7 kilogram bernama Gerardo.

Sumber : kosmo.vivanews.com

11/11/11

Ingin Menyentuh Langit? Coba Jalan di Tebing Ini

Beijing - Bagi siapapun yang ingin menguji nyali dengan berjalan di ketinggian sekira 1.432 meter di atas permukaan laut, dapat mencobanya di China. Sebuah jalan setapak yang dibuat di sisi Gunung Tianmen, dijamin mampu memicu adrenalin.

langit jalan tebing

Pada sisi tebing Gunung ini dibuat jalur jalan kaki terbuat dari kaca. Bila seseorang berjalan di jalur ini, rasanya seperti tengah berjalan di langit. Demikian diberitakan Daily Mail, Jumat (11/11/2011). Para wisatawan yang hendak melewati jalur ini diharuskan menggunakan penutup sepatu. Hal tersebut memang sudah menjadi kewajiban agar kaca yang dilalui tetap terjaga kebersihannya.

Beberapa wisatawan yang mencoba melewati jalur ini tampak gugup, karena mereka berjalan dengan melihat langsung ke bawah jurang. Sementara pemandangan yang meliputi sekitar jalur tersebut, tentunya terlihat amat menakjubkan. Jalur pejalan kaki ini dibuat sepanjang 60,9 meter dan menghubungkan tebing sebelah barat dari puncak Gunung Yunmeng dan puncak Gunung Tianmen dan Zhang Jiajie. 

Pemerintah China membangun jalur ini, mengikuti jembatan yang dibuat di Grand Canyon di Amerika Serikat (AS). Jembatan di taman nasional AS itu dibangun pada ketinggian 1.219 meter dan dengan panjang sekira 21,3 meter. Jembatan itu juga dibuat dari kaca dan memiliki ketebalan hingga 63,5 centimeter.

Sementara Gunung Tianmen di China dikenal dengan banyaknya gua alam dan memiliki kekayaan tumbuhan yang langka. Kereta gantung juga digantung juga dibangun di taman nasional tersebut dengan panjang 4 mil, yang dikatakan sebagai yang terpanjang di dunia. Jalur serupa juga tengah dibangun di Gunung Shifou. Bila tersambung, jalur ini akan menjulur hingga sepanjang 2,8 kilometer.

Sumber : international.okezone.com

10/11/11

Inilah Sepeda Khusus Pengangkut Sperma (Foto)

Bank Sperma di Kota Seattle, Amerika Serikat mengoperasikan sebuah sepeda khusus pengangkut sperma. Sebelumnya, sepeda ini sudah dioperasikan di Bank Sperma di Cophenhagen, Denmark. Selain mengangkut sperma dari donor, tugas sepeda ini juga memindahkan sampel sperma dari Laboratorium Sperma Seattle ke pusat-pusat reproduksi dan klinik kesuburan di wilayah First Hill.

sepeda pengangkut sperma
Ahli Biologi dari Bank Sperma Seattle, Alan Dowden, berdiri di dekat Sepeda Pengangkut Sperma di Seattle, Amerika Serikat, Selasa (08/11/2011). Foto: REUTERS/ Anthony Bolante

Karena jalan-jalan di Seattle ini berbukit dan banyak tanjakan, maka dua roda sepeda ini memiliki motor kecil untuk memberikan dorongan. Saat turun ke jalan, sepeda ini menarik perhatian banyak orang. Bentuknya pun sangat unik. Di bagian depan dipasang sebuah tangki menyerupai sperma lengkap dengan ekornya yang menjulur ke bagian belakang sepeda. Ukurannya pun raksasa. Fungsinya, untuk menyimpan sperma yang diangkut.

Sperma-sperma yang diangkut itu didinginkan dengan nitrogen cair yang ada dalam tangki. Hal ini untuk menjaga kualitas sperma agar tetap bagus. Pengoperasian sepeda ini diharapkan dapat menambah minat para pria untuk mendonorkan spermanya. Untuk setiap sampel, Bank Sperma Seattle membayar sekitar Rp 540.000.

sepeda pengangkut sperma

sepeda pengangkut sperma

sepeda pengangkut sperma

Sumber : otomotif.vivanews.com

Ibu Muda Ini Bikin Iklan Unik di Metromini

Mungkin Anda pernah melihat iklan ini. "Hasnaini SE; Wanita Emas, mengubah Sampah menjadi emas". Iklan menggiurkan itu menempel di kaca belakang angkutan Metromini. Belakangan ini orang ramai memperbincangkan iklan ini di dunia social media. Siapa si wanita separuh baya itu? Tak banyak yang tahu. Namanya lengkapnya Hasnaeni Mischa Moein. Dia mengajukan diri sebagai calon Gubernur DKI Jakarta tahun 2012. Iklan tadi adalah kampanye.

Hasnaeni Mischa Moein

"Saya ingin lebih dekat secara emosional dengan masyarakat kelas bawah dan perkenalkan diri bahwa ada sosok perempuan, muda, punya visi bagus dalam membenahi kota Jakarta," terang Hasnaeni kepada VIVAnews.com di Jakarta. Perempuan berusia 35 tahun ini mengakui bahwa poster bargambar dirinya itu telah ditempel oleh timnya di hampir semua angkutan jenis metromini dan kopaja. "Dari ujung Jakarta, sampai Kalideres, Pondok Kopi, Cinere, Tanjungpriok, Cilincing, Bekasi, sampai ke ujung Depok," paparnya. Kurang lebih sekitar seribu angkutan.

Ia menambahkan bahwa dengan banyaknya bus yang ditempeli iklan itu,  berarti ia mendapatkan sambutan yang cukup positif dari para pemilik bus. "Cukup bagus, menurut mereka Jakarta wajib mempunyai wajah baru, ibukota perlu dipimpin oleh seorang Ibu," tambah pengusaha di bidang kontraktor ini.

Selain promosi di bus kota, ia juga membuat pernak pernik bergambar dirinya yang dibagikan kepada masyarakat."Saya juga buat Kalender, gelas, kalau tempel poster di jalan kan pasti dicabut oleh Satpol PP," terang Ibu tiga anak yang tinggal di kawasan Kemang, Jakarta selatan.

Meski demikian dia membantah ini bagian dari kampanye. "Ini bukan kampanye, namun cara saya untuk memperkenalkan diri kepada masyarakat," aku Hasnaeni. Ia mengaku dalam upayanya untuk maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta, menggunakan jasa Konsultan. "Namun Visi, misi dan ide dalam membangun Jakarta muncul dari saya sendiri, bukan dari jasa konsultan," dia berujar.

Hasnaeni mengungkapkan saat ini dirinya tengah sibuk mempersiapkan berkas - berkas yang di perlukan untuk melamar sebagai bakal calon Gubernur DKI Jakarta. "Kemarin siang saya mendaftar ke Kantor PDIP, hari ini rencanya ke Hanura," ujarnya. Dengan memperkenalkan dirinya melalui metromini dan kopaja, Hasnaeni yakin dirinya akan lolos verivikasi salah satu partai politik yang ia lamar.

"Partai pasti cerdas dalam memilih sosok calon pemimpin. Saya pengusaha, kontraktor, dan juga anggota parpol. Kemampuan saya dalam memimpin tidak perlu diragukan lagi," ujar mantan artis yang telah membintangi 20 sinetron ini.

Sumber : metro.vivanews.com

08/11/11

Waduh, Ibu Ini Beratnya Lebih Ringan dari Putrinya

London - Sekilas melihat dua orang perempuan ini layaknya seperti kakak-adik, tetapi ketika ditelusuri lebih jauh ternyata mereka adalah pasangan ibu dan anak. Kondisi disebabkan karena tubuh sang ibu memiliki berat hanya setengah dari putrinya.

Rebecca Jones aneroksia

Rebecca Jones yang menderita penyakit anoreksia atau enggan untuk mencerna makanan, hanya memiliki berat yang cukup mengkhawatirkan untuk seukuran perempuan berusia 26 tahun. Berdasarkan pemeriksaan, dirinya hanya memiliki berat 31 kilogram.

Beratnya tersebut ternyata jauh ringan dibandingkan Maisy, putrinya yang baru berusia tujuh tahun. Jelas sekali perbedaan antara ibu dan anak ini. Maisy jauh lebih gemuk dari Rebecca. Rebecca sendiri justru merasa bangga dengan keadaannya saat ini, tanpa melihat faktor kesehatan yang bisa mengancamnya.

"Mengenakan pakaian yang sama dengan Maisy memberikan kebanggaan pada saya. Memang salah, tetapi hal itu membuat saya merasa lebih baik. Saya tidak pernah merasa kurus, tetapi selalu melihat saya jauh lebih besar," ucap Rebecca seperti dikutip Daily Mail, Selasa (8/11/2011).

Masalah gangguan makan Rebecca dimulai saat orangtuanya bercerai pada saat dirinya berusia 11 tahun. Pada awalnya ia sempat mengalami masalah kegemukan dan terus-menerus dicela oleh temannya di sekolah. Dirinya pun kehilangan kepercayaan dirinya.

"Pada usia 13 tahun, saya seperti berhenti makan," ucapnya. Saat itu pun berat badannya langsung menurun drastis dan teman-temannya pun memuji perubahan yang terjadi pada dirinya. Tetapi hal ini berkelanjutan hingga dirinya terus beranjak dewasa dan memiliki seorang putri. Rebecca pun terus mengkonsumsi pil diet dan membuat berat badannya kini mencapai 31 kilogram.

Melihat kondisi tubuhnya yang mencengangkan, dokter menganjurkannya untuk mengkonsumsi ayam dan vitamin. Namun, meskipun demikian Rebecca berhasil melahirkan Maisy dalam kondisi sehat. Gadis berusia tujuh tahun itu, bahkan saat ini jauh lebih gemuk dari ibunya.

Sementara Rebecca sendiri terancam penyakit akibat kondisi tubuhnya yang terlalu kurus. Lewat tes darah ditemukan, dirinya saat ini menderit hypokalemia sebuah kondisi yang dapat menyebabkan kondisi lemah pada bagian otot.

Sumber : international.okezone.com

Inilah Cacing Aneh Penghuni Laut Sulawesi

San Cruz - Cekungan di Laut Sulawesi ternyata menyimpan makhluk aneh, sejenis annelida atau cacing berbuku dengan tentakel panjang yang tumbuh di kepalanya. Spesies baru yang dinamai Teuthidodrilus samae itu adalah squidworm atau cacing cumi karena binatang tersebut memiliki banyak tentakel, seperti cumi-cumi.

Teuthidodrilus samae

Cacing berukuran 9,4 sentimeter itu sebenarnya jauh lebih cantik dan anggun dari seekor cacing maupun cumi-cumi. Dua tentakel di bagian depan mengulir bak tanduk. Delapan tentakel lainnya menjulang tinggi di atas tubuhnya, hampir sama atau bahkan jauh lebih panjang dari tubuhnya.

Barisan struktur mirip sirip tipis yang tumbuh berselang-seling di kedua sisi tubuhnya membantu binatang itu mengendalikan arah. Binatang yang berenang tegak tersebut memiliki enam pasang organ leher melengkung yang membantunya merasakan dan mencium di bawah air.

Berdasarkan video dan analisis spesimen, Osborn menggolongkan spesies itu ke dalam famili Acrocirridae, berkerabat dekat dengan cacing pengebom Swima bombiviridis dan Tawi-tawi. Mengingat bentuknya yang begitu berbeda dibanding "saudara" lainnya, T. samae dimasukkan ke genus baru.

Annelida itu ditemukan dalam sebuah ekspedisi menggunakan robot selam yang dikendalikan dari jarak jauh (ROV) pada Oktober 2007. Tim ilmuwan yang dipimpin oleh Karen Osborn dari Scripps Institution of Oceanography di California, Amerika, itu menemukan T. samae pada kedalaman 2,8 kilometer. "Ini begitu menggairahkan karena binatang itu begitu berbeda dari spesies yang telah dideskripsikan sebelumnya, dengan perangkat kepala yang menakjubkan," kata Osborn.

Cacing cumi biasanya hidup di kedalaman 100-200 meter di dasar laut. Lapisan tersebut banyak dihuni oleh fauna dan flora yang ternyata belum dipelajari selama ini. Selama ini kawasan yang dikenal sebagai Coral Triangle tersebut tak "terjamah" karena peralatan untuk mengumpulkan sampel atau mengais dasar laut dalam itu tak dapat menjangkaunya. Spesimen yang bisa diangkat ke permukaan kerap rusak, sehingga tak dapat digunakan atau dikenali.

Dalam eksplorasi yang dipublikasikan dalam jurnal Biology Letters itu, tim Osborn mengumpulkan tujuh spesimen annelida. ROV Max Rover Global Explorer, yang dioperasikan dari kapal riset Filipina BRP Hydrographer Presvitero, melakukan observasi langsung di kolam air dalam itu, yang direkam dengan sebuah video berdefinisi tinggi. ROV juga dilengkapi alat penyedot high flow, sehingga dapat mengambil fauna kecil tanpa membuatnya hancur.

"Ketika mengeksplorasi kolom air dalam ini, saya memperkirakan lebih dari separuh binatang yang kami temukan adalah spesies baru yang belum pernah dideskripsikan," ujarnya.

Meski bertampang menyeramkan, cacing ini tampaknya bukan binatang pemangsa yang ganas. Dia hanya memakan "salju laut" alias sisa-sisa tumbuhan dan binatang mikroskopis yang tenggelam serta material feses dan lendir. "Meski cuma 'sampah', makanannya kaya nutrisi," kata Osborn.

Sumber : tempointeraktif.com

Inilah Cacing Aneh Penghuni Laut Sulawesi

San Cruz - Cekungan di Laut Sulawesi ternyata menyimpan makhluk aneh, sejenis annelida atau cacing berbuku dengan tentakel panjang yang tumbuh di kepalanya. Spesies baru yang dinamai Teuthidodrilus samae itu adalah squidworm atau cacing cumi karena binatang tersebut memiliki banyak tentakel, seperti cumi-cumi.

Teuthidodrilus samae

Cacing berukuran 9,4 sentimeter itu sebenarnya jauh lebih cantik dan anggun dari seekor cacing maupun cumi-cumi. Dua tentakel di bagian depan mengulir bak tanduk. Delapan tentakel lainnya menjulang tinggi di atas tubuhnya, hampir sama atau bahkan jauh lebih panjang dari tubuhnya.

Barisan struktur mirip sirip tipis yang tumbuh berselang-seling di kedua sisi tubuhnya membantu binatang itu mengendalikan arah. Binatang yang berenang tegak tersebut memiliki enam pasang organ leher melengkung yang membantunya merasakan dan mencium di bawah air.

Berdasarkan video dan analisis spesimen, Osborn menggolongkan spesies itu ke dalam famili Acrocirridae, berkerabat dekat dengan cacing pengebom Swima bombiviridis dan Tawi-tawi. Mengingat bentuknya yang begitu berbeda dibanding "saudara" lainnya, T. samae dimasukkan ke genus baru.

Annelida itu ditemukan dalam sebuah ekspedisi menggunakan robot selam yang dikendalikan dari jarak jauh (ROV) pada Oktober 2007. Tim ilmuwan yang dipimpin oleh Karen Osborn dari Scripps Institution of Oceanography di California, Amerika, itu menemukan T. samae pada kedalaman 2,8 kilometer. "Ini begitu menggairahkan karena binatang itu begitu berbeda dari spesies yang telah dideskripsikan sebelumnya, dengan perangkat kepala yang menakjubkan," kata Osborn.

Cacing cumi biasanya hidup di kedalaman 100-200 meter di dasar laut. Lapisan tersebut banyak dihuni oleh fauna dan flora yang ternyata belum dipelajari selama ini. Selama ini kawasan yang dikenal sebagai Coral Triangle tersebut tak "terjamah" karena peralatan untuk mengumpulkan sampel atau mengais dasar laut dalam itu tak dapat menjangkaunya. Spesimen yang bisa diangkat ke permukaan kerap rusak, sehingga tak dapat digunakan atau dikenali.

Dalam eksplorasi yang dipublikasikan dalam jurnal Biology Letters itu, tim Osborn mengumpulkan tujuh spesimen annelida. ROV Max Rover Global Explorer, yang dioperasikan dari kapal riset Filipina BRP Hydrographer Presvitero, melakukan observasi langsung di kolam air dalam itu, yang direkam dengan sebuah video berdefinisi tinggi. ROV juga dilengkapi alat penyedot high flow, sehingga dapat mengambil fauna kecil tanpa membuatnya hancur.

"Ketika mengeksplorasi kolom air dalam ini, saya memperkirakan lebih dari separuh binatang yang kami temukan adalah spesies baru yang belum pernah dideskripsikan," ujarnya.

Meski bertampang menyeramkan, cacing ini tampaknya bukan binatang pemangsa yang ganas. Dia hanya memakan "salju laut" alias sisa-sisa tumbuhan dan binatang mikroskopis yang tenggelam serta material feses dan lendir. "Meski cuma 'sampah', makanannya kaya nutrisi," kata Osborn.

Sumber : tempointeraktif.com

Aneh, Balita Hobi Hirup Aroma Bensin

Cianjur - Muhammad Arif Irfansyah, 4 tahun punya kebiasaan aneh. Anak pasangan suami isteri Dede Setiawan, 41 tahun, dan Lustiawati, 34 tahun, warga Kampung Warungjambe Kelurahan Solokpandan Kecamatan Cianjur Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, ini kecanduan mengisap aroma bensin (premium) yang biasa dijual orangtuanya.

Muhammad Arif Irfansyah bensin

Menurut Dede, kebiasaan ini dilakukan Irfan, panggilan anaknya itu, sejak dia berusia 2 tahun. Jika sekali saja tidak mengisap aroma bensin itu, tubuh Irfan menjadi lemas. Namun setelah mengisap aroma bensin, Irfan sempoyongan seperti orang yang tengah mabuk.

"Dulu, saat berusia 2 tahun, anak saya selalu mendampingi saat berjualan bensin di kios depan rumah. Mungkin karena terbiasa menghirup aroma bensin, jadi kencanduan," kata Dede di Cianjur, Kamis (10/2).

Sejak itu, sambung Dede, hampir setiap hari Irfan tidak pernah lepas dari kompa (jerigen) bensin ukuran kecil. Bahkan, saat berada di peraduan, jerigen bensin tidak pernah lepas dari pelukannya.

"Kami tidak bisa mencegah kebiasaannya itu. Kalau dilarang, dia suka nangis dan ngamuk ngamuk," sebut Dede.

Selain dihirup, sesekali anak bungsu dari tiga bersaudara ini menjilati bensin jika aromanya sudah hilang. Anehnya, tidak ada keluhan apapun yang dirasakan Irfan setelah 2 tahun mengisap aroma bensin. "Kadang kami selalu ngasih susu setelah dia mengisap bensin karena khawatir terjadi apa-apa," imbuh Dede.

Keterbatasan dana menyebabkan Dede dan Lustiawati belum pernah sekalipun memeriksakan kesehatan anak bungsunya itu. "Buat sehari-hari saja kami hanya mengandalkan jualan bensin eceran," ucap Dede.

Kebiasaan Arif ini kerap menjadi tontonan tetangganya. Bahkan kalau bensin yang dijual orangtuanya habis, Arif mendatangi tetangga sebelahnya yang sama-sama pengecer bensin hanya sekadar mengisap aroma bensin.

Sumber : tempo.co

Aneh, Balita Hobi Hirup Aroma Bensin

Cianjur - Muhammad Arif Irfansyah, 4 tahun punya kebiasaan aneh. Anak pasangan suami isteri Dede Setiawan, 41 tahun, dan Lustiawati, 34 tahun, warga Kampung Warungjambe Kelurahan Solokpandan Kecamatan Cianjur Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, ini kecanduan mengisap aroma bensin (premium) yang biasa dijual orangtuanya.

Muhammad Arif Irfansyah bensin

Menurut Dede, kebiasaan ini dilakukan Irfan, panggilan anaknya itu, sejak dia berusia 2 tahun. Jika sekali saja tidak mengisap aroma bensin itu, tubuh Irfan menjadi lemas. Namun setelah mengisap aroma bensin, Irfan sempoyongan seperti orang yang tengah mabuk.

"Dulu, saat berusia 2 tahun, anak saya selalu mendampingi saat berjualan bensin di kios depan rumah. Mungkin karena terbiasa menghirup aroma bensin, jadi kencanduan," kata Dede di Cianjur, Kamis (10/2).

Sejak itu, sambung Dede, hampir setiap hari Irfan tidak pernah lepas dari kompa (jerigen) bensin ukuran kecil. Bahkan, saat berada di peraduan, jerigen bensin tidak pernah lepas dari pelukannya.

"Kami tidak bisa mencegah kebiasaannya itu. Kalau dilarang, dia suka nangis dan ngamuk ngamuk," sebut Dede.

Selain dihirup, sesekali anak bungsu dari tiga bersaudara ini menjilati bensin jika aromanya sudah hilang. Anehnya, tidak ada keluhan apapun yang dirasakan Irfan setelah 2 tahun mengisap aroma bensin. "Kadang kami selalu ngasih susu setelah dia mengisap bensin karena khawatir terjadi apa-apa," imbuh Dede.

Keterbatasan dana menyebabkan Dede dan Lustiawati belum pernah sekalipun memeriksakan kesehatan anak bungsunya itu. "Buat sehari-hari saja kami hanya mengandalkan jualan bensin eceran," ucap Dede.

Kebiasaan Arif ini kerap menjadi tontonan tetangganya. Bahkan kalau bensin yang dijual orangtuanya habis, Arif mendatangi tetangga sebelahnya yang sama-sama pengecer bensin hanya sekadar mengisap aroma bensin.

Sumber : tempo.co

Wow, Orang Ini Punya Kesukaan Makan Batu

Pamekasan - Berita orang makan sabun sudah pernah kita dengar. Bocah minum bensin juga sudah pernah terjadi. Tapi, kalau ada orang camilan sehari-harinya batu, itu baru aneh. Orang yang punya kebiasaan makan batu itu adalah Syafii, 39 tahun, warga Desa Toronan, Kecamatan Kota Pamekasan, Jawa Timur.

syafii makan batu

Sudah 10 tahun ini Syafii punya hobi aneh makan batu yang biasa digunakan untuk pondasi rumah itu. Ketika ditemui wartawan dirumahnya, Syafii tampak asyik menyantap batu gunung sambil sesekali menghirup dalam rokok kretek kesukaannya. "Batu yang saya makan bercitarasa biskuit," ujarnya sambil tersenyum.

syafii makan batu

Kebiasaan ngemil batu ini, kata Syafii, bermula dari wangsit. Suatu hari, saat pikirannya kacau karena divonis menderita penyakit komplikasi, tiba-tiba muncul petunjuk agar dia memakan batu untuk menyembuhkan penyakit. Ditengah kekalutannya, karena pengobatan media dan alternatif tak mampu menyembuhkan, dia pun menuruti wangsit itu. Pertama kali batu yang diambil adalah batu gunung di sungai yang terletak dibelakang rumahnya.

"Alhamdulilah penyakit saya sembuh, agar tak kambuh lagi saya makan saja sampai sekarang," tuturnya.

Sebelum disantap, batu sungai atau gunung terlebih dahulu dicacah dengan palu hingga sekecil batu koral. Kemudian, batu-batu itu dibakar hingga kering dan terasa keras. "Ditaruh diwadah dan lalu bisa dimakan," katanya.

Kini, selain menyantap nasi, batu juga menjadi menu wajib pencuci mulut tiga kali sehari bagi Syafii. Bahkan diwaktu senggang, hidangan batu gunung sangrai jadi camilan wajib mengisi waktu luangnya.

Sumber : tempointeraktif.com

Wow, Orang Ini Punya Kesukaan Makan Batu

Pamekasan - Berita orang makan sabun sudah pernah kita dengar. Bocah minum bensin juga sudah pernah terjadi. Tapi, kalau ada orang camilan sehari-harinya batu, itu baru aneh. Orang yang punya kebiasaan makan batu itu adalah Syafii, 39 tahun, warga Desa Toronan, Kecamatan Kota Pamekasan, Jawa Timur.

syafii makan batu

Sudah 10 tahun ini Syafii punya hobi aneh makan batu yang biasa digunakan untuk pondasi rumah itu. Ketika ditemui wartawan dirumahnya, Syafii tampak asyik menyantap batu gunung sambil sesekali menghirup dalam rokok kretek kesukaannya. "Batu yang saya makan bercitarasa biskuit," ujarnya sambil tersenyum.

syafii makan batu

Kebiasaan ngemil batu ini, kata Syafii, bermula dari wangsit. Suatu hari, saat pikirannya kacau karena divonis menderita penyakit komplikasi, tiba-tiba muncul petunjuk agar dia memakan batu untuk menyembuhkan penyakit. Ditengah kekalutannya, karena pengobatan media dan alternatif tak mampu menyembuhkan, dia pun menuruti wangsit itu. Pertama kali batu yang diambil adalah batu gunung di sungai yang terletak dibelakang rumahnya.

"Alhamdulilah penyakit saya sembuh, agar tak kambuh lagi saya makan saja sampai sekarang," tuturnya.

Sebelum disantap, batu sungai atau gunung terlebih dahulu dicacah dengan palu hingga sekecil batu koral. Kemudian, batu-batu itu dibakar hingga kering dan terasa keras. "Ditaruh diwadah dan lalu bisa dimakan," katanya.

Kini, selain menyantap nasi, batu juga menjadi menu wajib pencuci mulut tiga kali sehari bagi Syafii. Bahkan diwaktu senggang, hidangan batu gunung sangrai jadi camilan wajib mengisi waktu luangnya.

Sumber : tempointeraktif.com

07/11/11

Dua Hari Balita ini Hidup Bersama Jenazah Ibunya

Kisah bayi tiga tahun ini sungguh memilukan. Tinggal di sebuah tempat di New Zealand bersama ibunya. Cuma berdua mereka di rumah itu. Entah kenapa ibunya, Lauren Silberry yang berusia 28 tahun meninggal. Dan tak ada yang tahu, kecuali si gadis cilik ini.  Dua hari Shylah Silberry, begitu nama bayi ini hidup dengan jenasah ibunya. Tak ada pertolongan, sebab tak ada yang tahu. Ia bertahan dengan makanan sisa keju, lasagna, dan susu. Selain jasad ibunya itu, ia ditemai boneka beruang kesayangannya.

Shylah Silberry

Paman gadis cilik ini yang bernama Pete Silberry, seperti dimuat The Huffington Post, menuturkan bahwa percakapan terakhir dengan Lauren berlangsung 19 Oktober 2011. Dua hari kemudian, keluarga menelepon lagi dan meminta bantuan tetangga menegok keadaan rumah itu. Para tetangga di situ berkisah bahwa mereka bisa melihat putri Lauren, Shylah, di dalam rumah. Namun sang ibu tak terlihat sama sekali. Lantaran tidak terlihat itu keluarga memutuskan untuk menghubungi polisi.

Setelah dibujuk membuka pintu dengan naik di atas meja, Shylah membuka pintu dan berkata pada polisi "Ibu tak mau bangun," kata Silbery. Dia menambahkan, "Saya membayangkan dia berada di samping ibunya dan mencoba membangunkannya."

Setelah kejadian ini, Shylah harus dirawat di rumah sakit untuk memulihkan diri dari dehidrasi dan mengobati ruam popoknya. "Kondisinya telah membaik dan dia masih ceria. Walaupun begitu, saat kami menguburkan peti mati ibunya, ia menunjuk dan berkata 'Ibu ada di sana'. Itu menyedihkan,"  ujarnya.

Juru bicara kepolisian Victoria Davis mengungkap, pihak berwenang sedang menunggu hasil otopsi, namun tidak percaya kematian Lauren Silbery disebabkan sesuatu yang mencurigakan.

Sumber : kosmo.vivanews.com

Dua Hari Balita ini Hidup Bersama Jenazah Ibunya

Kisah bayi tiga tahun ini sungguh memilukan. Tinggal di sebuah tempat di New Zealand bersama ibunya. Cuma berdua mereka di rumah itu. Entah kenapa ibunya, Lauren Silberry yang berusia 28 tahun meninggal. Dan tak ada yang tahu, kecuali si gadis cilik ini.  Dua hari Shylah Silberry, begitu nama bayi ini hidup dengan jenasah ibunya. Tak ada pertolongan, sebab tak ada yang tahu. Ia bertahan dengan makanan sisa keju, lasagna, dan susu. Selain jasad ibunya itu, ia ditemai boneka beruang kesayangannya.

Shylah Silberry

Paman gadis cilik ini yang bernama Pete Silberry, seperti dimuat The Huffington Post, menuturkan bahwa percakapan terakhir dengan Lauren berlangsung 19 Oktober 2011. Dua hari kemudian, keluarga menelepon lagi dan meminta bantuan tetangga menegok keadaan rumah itu. Para tetangga di situ berkisah bahwa mereka bisa melihat putri Lauren, Shylah, di dalam rumah. Namun sang ibu tak terlihat sama sekali. Lantaran tidak terlihat itu keluarga memutuskan untuk menghubungi polisi.

Setelah dibujuk membuka pintu dengan naik di atas meja, Shylah membuka pintu dan berkata pada polisi "Ibu tak mau bangun," kata Silbery. Dia menambahkan, "Saya membayangkan dia berada di samping ibunya dan mencoba membangunkannya."

Setelah kejadian ini, Shylah harus dirawat di rumah sakit untuk memulihkan diri dari dehidrasi dan mengobati ruam popoknya. "Kondisinya telah membaik dan dia masih ceria. Walaupun begitu, saat kami menguburkan peti mati ibunya, ia menunjuk dan berkata 'Ibu ada di sana'. Itu menyedihkan,"  ujarnya.

Juru bicara kepolisian Victoria Davis mengungkap, pihak berwenang sedang menunggu hasil otopsi, namun tidak percaya kematian Lauren Silbery disebabkan sesuatu yang mencurigakan.

Sumber : kosmo.vivanews.com

Ketika Suami Memutuskan Jadi Wanita

Diane Daniel seperti tersengat listrik mendengar pengakuan suaminya, Wessel. Di tengah masa indah menikmati pernikahan yang baru berjalan dua bulan, ia harus menerima kenyataan bahwa sang suami ingin menjadi seorang wanita. Sebagai seorang penulis lepas, Diane mencurahkan kisah hidupnya melalui artikel berjudul 'Goodbye Husband, Hello Wife' yang dipublikasikan di Boston Globe. Ia bercerita tentang perjuangannya menerima sang suami sebagai seorang transgender.

wessel diane daniel

Penggalan kisah yang terjadi tahun 2004 silam itu membuat Diane menangis setiap hari. Itu juga membuatnya bertanya-tanya tentang rahasia lain yang mungkin masih disembunyikan suaminya. "Saya stress secara fisik dan emosi (kala itu)," tulis Diane. Perjuangan semakin berat ketika sang suami yang kini berusia 47 tahun memutuskan berganti nama menjadi Lina. Lewat artikelnya, Diane menyebut pernikahannya sebagai sebuah proses panjang yang menyakitkan, di mana kebanyakan pasangan tidak mampu bertahan.

Sementara Lina merasa bahwa lega telah membuka rahasia besar hidupnya di hadapan sang istri. ?Saya akhirnya membuat sebuah keputusan dan bebas dari beban berat,? ujar Lina dalam wawancara dengan ABC News. Lina yang bekerja di salah satu perusahaan analisis medis ini berkata bahwa Diane perlu melupakan dirinya berikut kenangan lama yang menyakitkan. Ia terus meyakinkan Diane bahwa keputusannya adalah yang terbaik. Ia tak ingin Diane sakit lebih dalam.

?Apa yang saya takutkan adalah kamu (Diane) akan melihatku sebagai seorang monster atau orang aneh sama seperti semua orang memandangku, bahkan lebih kejam lagi,? kalimat Lina inilah yang akhirnya membuat Diane mulai membuka hati dan menerima Lina apa adanya. Kisah serupa dialami Helen Boyd, pengarang 'My Husband Betty'. Wanita yang baru merayakan ulang tahun pernikahan ke-10 ini juga melewati perjuangan panjang saat harus menerima kondisi suaminya yang seorang transgender. Awalnya, Helen juga menangis saat tahu akan kehilangan kelaki-lakian suaminya.

?Ia masih saja menawan dan dapat membuatku tertawa ketika saya tidak ada alasan untuk tertawa. Kami mempunyai pandangan yang sama akan dunia ini dan ia mengenal saya lebih baik daripada siapapun,? kata Helen yang masih sangat tulus mendampingi suaminya yang telah berubah menjadi wanita.

Sebuah institusi Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT) menyebut ada sekitar 750 ribu transgender di Amerika. Mereka umumnya mengalami diskriminasi di berbagai sektor kehidupan seperti edukasi, pekerjaan, dan layanan kesehatan.

Dalam sebuah survei, sebanyak 45 responden mengalami kehancuran hubungan gara-gara identitas transgender mereka terungkap. Yang mengejutkan, 55 persen lainnya mampu bertahan dalam hubungan harmonis dengan status yang disandang.

Sumber : kosmo.vivanews.com

Ketika Suami Memutuskan Jadi Wanita

Diane Daniel seperti tersengat listrik mendengar pengakuan suaminya, Wessel. Di tengah masa indah menikmati pernikahan yang baru berjalan dua bulan, ia harus menerima kenyataan bahwa sang suami ingin menjadi seorang wanita. Sebagai seorang penulis lepas, Diane mencurahkan kisah hidupnya melalui artikel berjudul 'Goodbye Husband, Hello Wife' yang dipublikasikan di Boston Globe. Ia bercerita tentang perjuangannya menerima sang suami sebagai seorang transgender.

wessel diane daniel

Penggalan kisah yang terjadi tahun 2004 silam itu membuat Diane menangis setiap hari. Itu juga membuatnya bertanya-tanya tentang rahasia lain yang mungkin masih disembunyikan suaminya. "Saya stress secara fisik dan emosi (kala itu)," tulis Diane. Perjuangan semakin berat ketika sang suami yang kini berusia 47 tahun memutuskan berganti nama menjadi Lina. Lewat artikelnya, Diane menyebut pernikahannya sebagai sebuah proses panjang yang menyakitkan, di mana kebanyakan pasangan tidak mampu bertahan.

Sementara Lina merasa bahwa lega telah membuka rahasia besar hidupnya di hadapan sang istri. �Saya akhirnya membuat sebuah keputusan dan bebas dari beban berat,� ujar Lina dalam wawancara dengan ABC News. Lina yang bekerja di salah satu perusahaan analisis medis ini berkata bahwa Diane perlu melupakan dirinya berikut kenangan lama yang menyakitkan. Ia terus meyakinkan Diane bahwa keputusannya adalah yang terbaik. Ia tak ingin Diane sakit lebih dalam.

�Apa yang saya takutkan adalah kamu (Diane) akan melihatku sebagai seorang monster atau orang aneh sama seperti semua orang memandangku, bahkan lebih kejam lagi,� kalimat Lina inilah yang akhirnya membuat Diane mulai membuka hati dan menerima Lina apa adanya. Kisah serupa dialami Helen Boyd, pengarang 'My Husband Betty'. Wanita yang baru merayakan ulang tahun pernikahan ke-10 ini juga melewati perjuangan panjang saat harus menerima kondisi suaminya yang seorang transgender. Awalnya, Helen juga menangis saat tahu akan kehilangan kelaki-lakian suaminya.

�Ia masih saja menawan dan dapat membuatku tertawa ketika saya tidak ada alasan untuk tertawa. Kami mempunyai pandangan yang sama akan dunia ini dan ia mengenal saya lebih baik daripada siapapun,� kata Helen yang masih sangat tulus mendampingi suaminya yang telah berubah menjadi wanita.

Sebuah institusi Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT) menyebut ada sekitar 750 ribu transgender di Amerika. Mereka umumnya mengalami diskriminasi di berbagai sektor kehidupan seperti edukasi, pekerjaan, dan layanan kesehatan.

Dalam sebuah survei, sebanyak 45 responden mengalami kehancuran hubungan gara-gara identitas transgender mereka terungkap. Yang mengejutkan, 55 persen lainnya mampu bertahan dalam hubungan harmonis dengan status yang disandang.

Sumber : kosmo.vivanews.com

05/11/11

Waduh, Ada Kambing Ketagihan Rokok 10 Batang Per Hari

Wah, ada-ada saja kelakuan binatang jaman sekarang, bayangkan saja seekor kambing di Jombang memiliki kebiasaan unik, yakni ketagihan mengonsumsi rokok. Dalam sehari, kambing yang diberi nama Kotrik ini bisa menghabiskan rata-rata 10 batang rokok. Namun, rokok tersebut bukan diisap, melainkan dikunyah layaknya rumput. Kambing aneh tersebut adalah milik Trimo (59), warga Dusun Kemuning, Desa Tanggungan, Kecamatan Gudo, Jombang.

kambing ketagihan rokok

Memang sepintas Kotrik tidak jauh berbeda dengan kambing pada umumnya. Namun, apabila ada orang yang mendekatinya dengan membawa rokok, kambing tersebut langsung meronta dan mendekat pada orang yang membawa rokok tersebut. Kambing itu mengendus seolah meminta agar diberi rokok. Begitu sebatang rokok disodorkan ke mulutnya, barulah Kotrik tenang dan melahap habis rokok tersebut.

Menurut Muginah (56), istri Trimo, dalam sehari saja, selain makan rumput, Kotrik rata-rata menghabiskan 10 batang rokok. Kebiasaan itu sudah berjalan hampir lima tahun. ?Kami memang sempat heran. Kalau tidak diberi rokok, Kotrik pasti ngamuk, ngambek tidak mau makan rumput sama sekali,? kata Muginah, Kamis (18/6).

Diceritakan, awalnya, baik Trimo, maupun Muginah tak tahu jika kambingnya doyan mengunyah rokok. Mereka baru mengetahui saat hendak memberikan rumput kepada kambingnya sekitar lima tahun lalu. Saat itu, tiba-tiba Kotrik tidak mau makan rumput, tetapi justru mengendus rokok yang saat itu berada di tangan Trimo, kemudian merebut dan mengunyahnya. Setelah rokok habis, barulah Kotrik mau memakan rumput.

Kejadian itu terus berulang. Setiap kali Trimo membawa rokok, Kotrik selalu mengembik lebih keras seolah meminta rokok yang dibawa Trimo. Karena kebiasaan itu terjadi setiap hari, akhirnya Trimo menyerah dengan keanehan kambingnya. ?Saya sendiri tidak tahu mengapa Kotrik seperti itu. Ya, akhirnya saya menuruti saja kemauannya. Kalau tidak dituruti, dia pasti ngamuk dan enggak mau makan rumput,? lanjut Trimo.

Sumber : surya.co.id

Video Monster Aneh di Ancol yang Beredar di YouTube

Pada tahun 2008 yang lalu sempat heboh monster air di Ancol yang beredar di Internet. Dalam video yang direkam dengan terencana berdurasi 3.16 menit, ditampilkan bagaimana gerombolan makhluk kecil di tepi pantai menghabiskan bangkai ikan segar dalam waktu singkat layaknya seekor piranha.

monster ancol youtube

Rekaman yang dibuat Bocah Petualang Production ini diambil pada malam hari. Adegan dimulai dengan melemparkan seekor bangkai ikan ke air. Spontan makhluk-makhluk kecil yang berjalan cepat mengelilingi bangkai tersebut dan mulai mencernanya secara berkoloni. Untuk melepaskan makhluk-makhluk tersebut dari bangkai yang tersisa terlihat sulit bahkan dengan api dari tetesan sedotan yang dibakar.

Ketika dikonfirmasi tentang kabar tersebut, pihak pengelola tempat hiburan Taman Impian Jaya Ancol membantah tentang adanya sejenis ikan ganas mirip Piranha di perairan Ancol, Jakarta Utara. Namun, pihak pengelola menyatakan akan melakukan pemeriksaan di lapangan.

"Tidak ada pengunjung Ancol yang diserang. Kita tidak tahu itu jenis ikan apa. Tapi kita akan cari tahu," kata Corporate Communication Manager PT Pembangunan Jaya Ancol, Sofia Cakti di Jakarta, Kamis (13/11). Hal tersebut dikemukakan Sofia menanggapi maraknya isu bahwa makhluk tersebut dikhawatirkan membahayakan keselamatan manusia, khususnya yang berlibur di sekitar pantai Ancol.

Menurut Sofia, informasi tentang monster air tersebut diragukan kebenarannya. Selain tidak ada laporan resmi tentang makhluk tersebut, juga tidak pernah ada satu pun yang pernah menjadi korban. Kendati demikian, ungkapnya, pihak Taman Impian Jaya Ancol akan melakukan pemeriksaan di lapangan.

Salah satu upaya yang telah dilakukan di antaranya melakukan pengukuran PH kawasan tepi pantai di sepanjang pesisir Ancol. "Sekaligus itu inspeksi rutin. Kami bekerjasama dengan Badan Pengawasan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD)," tambah Sofia.

Sementara itu dari teks yang menyertai video tentang ikan ganas di YouTube menyebutkan, para nelayan di perairan Ancol menamai jenis ikan kecil namun ganas itu sebagai 'Kutu Air'. Dalam Wikipedia disebutkan bahwa sebagian kutu air (water flea) memang memengsa serpihan bangkai meski umumnya makan plankton dan alga.

Berikut ini cuplikan videonya :


Sumber : nasional.kompas.com

Wow, Janin Ini Tersenyum Lebar Saat Difoto USG

janin tersenyum
Aneh tapi nyata, hasil USG menangkap janin berusia 17 minggu sedang tersenyum riang. Hasil pemindaian ini diartikan bahwa bayi dapat mengalami perasaan seperti kebahagiaan dan sakit lebih awal yang diperkirakan sebelumnya. Padahal, sebelumnya, batas usia janin yang boleh diaborsi minimal 24 minggu.

Louise dan Sam Henry, kedua orangtua dari calon bayi tersebut mengaku terpesona melihat wajah senyum sang calon bayi. Louise yang merupakan penduduk Swallowfield, Berkshire diperkirakan akan melahirkan pada Januari 2011 mendatang.

"Perhatian utama Anda pada tahap kehamilan adalah calon bayi Anda sehat. Tapi, bisa melihat janin tersenyum benar-benar fantastis," ucap Sam Henry seperti dikutip Daily Mail, Senin 11 Oktober 2010. Foto janin tersenyum tersebut mengundang kontroversi dari para dokter dan juru kampanye antiaborsi untuk menurunkan batas atas aborsi yang selama ini 24 minggu.

Alasannya bayi yang belum lahir pun sudah dapat merasakan rasa sakit sehingga aborsi merupakan tindakan tidak manusiawi. Orang yang mengambil foto bayi tersebut, Profesor Stuart Campbell mengatakan ekspresi janin dalam foto tersebut tidak selalu menunjukkan perasaan sang bayi namun yang pasti menunjukkan perilaku manusia.

Profesor Campbell, mengatakan ia tidak tahu apa yang menyebabkan calon bayi itu senyum. " [Mungkin] ini merupakan bagian dari urutan yang melibatkan menguap dan membuat gerakan pernafasan dan membuka kelopak mata dan, tentu saja, itu juga bisa membuat wajah menangis," ucapnya.

Sementara itu profesor kebidanan dan kedokteran janin di University College London Eric Jauniaux, mempunyai pendapat berbeda. Pada  saat berusia 17 minggu, janin tidak dapat merasakan emosi ataupun perasaaan apapun.

?Rasa sakit dan perasaan dirasakah janin dari usia dari 24 atau 28 minggu. Pada usia 17 minggu koneksi antara otak dan seluruh tubuh sangat terbatas," kata dia.

janin tersenyum

Sumber : dunia.vivanews.com

Advertisements

Advertisements